GATOTKACA138 SIWO PWI Pusat kecam intimidasi ofisial Malut United terhadap wartawan
Intimidasi terhadap wartawan adalah ancaman terhadap demokrasi dan hak publik atas informasi
Jakarta (ANTARA) - Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Pusat menyatakan keprihatinan yang mendalam sekaligus mengecam keras tindakan intimidasi yang dialami sejumlah wartawan peliput pertandingan BRI Super League antara Malut United dan PSM Makassar di Stadion Gelora Kie Raha (GKR),GATOTKACA138 Ternate, Maluku Utara.
"Kami mengecam keras tindakan intimidasi yang dilakukan oleh ofisial Malut United terhadap wartawan peliput. Ini bukan sekadar tindakan tidak terpuji, ini adalah pelanggaran nyata terhadap kebebasan pers yang dilindungi undang-undang," kata Ketua Umum SIWO PWI Pusat di Jakarta Suryansyah dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu.
"Wartawan yang hadir di lapangan telah mengantongi kredensial resmi dan menjalankan tugas jurnalistik yang sah. Tidak ada satu pun pihak yang berhak menghalangi, mengancam, apalagi memaksa mereka menghapus hasil kerja jurnalistiknya."
Baca juga: PWI kecam dugaan intimidasi wartawan pada laga Malut lawan PSM
Insiden yang terjadi pada Sabtu (7/3) malam, sekitar pukul 23.05 WIT, pascapertandingan tersebut dinilai pelanggaran serius terhadap kebebasan pers dan hak-hak jurnalistik yang dijamin oleh undang-undang.
Salah seorang wartawan yang menjadi korban adalah jurnalis Radio Republik Indonesia (RRI) Ternate Irwan Djailani (alias Bradex), yang didatangi, diintimidasi, dan dipaksa menghapus rekaman video yang merupakan bagian sah dari kerja jurnalistiknya. Tindakan tersebut dilakukan oleh seorang pria yang diduga ofisial tim Malut United.
Tidak hanya berhenti pada intimidasi terhadap wartawan, ofisial yang sama juga meminta steward untuk mengusir sejumlah jurnalis dari area tribun, meski para wartawan tersebut telah dilengkapi dengan ID Card resmi yang dikeluarkan oleh penyelenggara kompetisi BRI Super League.
Tindakan tersebut dianggap bentuk nyata dari penghalangan kerja jurnalistik yang tidak dapat dibenarkan dalam kondisi dan alasan apapun.
"SIWO PWI Pusat tidak akan tinggal diam. Kami akan melaporkan hal ini secara resmi ke Kapolri, sekaligus mendorong aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti kejadian ini secara serius," ujar Suryansyah.
"Kami juga mendesak PT I-League untuk segera menjatuhkan sanksi tegas kepada oknum yang bersangkutan."
"Intimidasi terhadap wartawan adalah ancaman terhadap demokrasi dan hak publik atas informasi. Kami akan terus berdiri di garis terdepan untuk melindungi setiap wartawan olahraga Indonesia dalam menjalankan tugasnya," lanjut Suryansyah.
Baca juga: Malut United evaluasi lini pertahanan setelah imbang 3-3 dengan PSM
Hal senada juga diungkapkan Ketua PWI Maluku Utara Asri Fabanyo, yang mengecam tindakan intimidasi terhadap sejumlah jurnalis saat menjalankan tugas peliputan pada laga BRI Super League antara Malut United FC melawan PSM Makassar di Stadion Gelora Kie Raha, Sabtu (7/3).
"Tindakan yang dilakukan bos Malut United tidak dapat dibenarkan karena menghambat kerja jurnalistik yang dilindungi oleh undang-undang. Saya mendukung SIWO PWI Pusat yang bersurat ke Kapolri untuk menindaklanjuti dugaan intimidasi tersebut," kata Asri Fabanyo.
Ia menegaskan wartawan yang melakukan peliputan dalam pertandingan tersebut telah mengantongi kartu identitas resmi dari penyelenggara kompetisi.
Mereka bekerja di lapangan sesuai SOP dan dilindungi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Karena itu, segala bentuk penghalangan terhadap kerja wartawan merupakan pelanggaran hukum. Kami geram sekali dengan sikap dan tindakan bos Malut United," ujar Asri.
Selain SIWO PWI Pusat, PSSI Pers juga mengutuk keras tindakan intimidasi terhadap wartawan yang bertugas dalam pertandingan Malut United Vs PSM Makassar di Stadion Gelora Kie Raha, Sabtu (7/3).
PSSI Pers menegaskan bahwa kerja jurnalistik dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Karena itu, segala bentuk intimidasi, ancaman, atau upaya menghalangi tugas wartawan merupakan tindak pidana yang dapat dijerat hukum.
"Insan pers memiliki peran penting dalam ekosistem sepak bola dan harus dapat menjalankan tugas jurnalistiknya secara bebas, aman, dan tanpa tekanan dari pihak mana pun," tulis PSSI Pers dalam unggahan media sosial, Minggu.
"Kami meminta seluruh pihak, baik suporter maupun klub dan ofisial tim, untuk menghormati kerja wartawan serta menjaga profesionalisme demi terciptanya iklim sepak bola yang sehat, terbuka, dan saling menghormati."
Baca juga: Suporter PSM dilarang hadir saat Malut United vs PSM Makassar
Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
(责任编辑:viral)
Pelatih Persib enggan komentar banyak usai imbang 2
Pelatih Borneo menilai Rivaldo Pakpahan layak masuk timnas Indonesia
Beckham sebut rekor positif di kandang jadi modal berharga vs Persik
Barba bertekad lanjutkan tren positif Persib Bandung di GBLA
Hodak: Seluruh pemain Persib siap tampil hadapi Persik
- Bojan Hodak tegaskan persaingan meraih juara akan sengit hingga akhir
- Bali United permalukan tuan rumah Arema FC 4
- Kontra Bali, Persijap berharap ulangi performa seperti lawan Persebaya
- Persija tegaskan tak ada niat diskriminatif terhadap Borneo
- Iran klaim gelombang serangan ke
- Perkelahian final kompetisi Brasil berujung 23 pemain dikartu merah
- Beckham sebut rekor positif di kandang jadi modal berharga vs Persik
- Jadwal Super League pekan 24: Persebaya vs Persib, Persija vs Borneo
-
Bali United ditahan imbang kontra Persijap tanpa gol
Gianyar, Bali (ANTARA) - Bali United ditahan imbang Persijap Jepara tanpa gol alias 0-0 pada laga pe
...[详细]
-
Hendri Susilo: Kami optimistis raih poin di kandang Madura United
Ternate (ANTARA) - Pelatih Malut United Hendri Susilo menyatakan optimistis meraih poin dalam pertan
...[详细]
-
Persija Jakarta gandeng VIDA untuk digitalisasi proses administrasi
Jakarta (ANTARA) - Persija Jakarta resmi menggandeng VIDA, penyedia solusi digital identity dan frau
...[详细]
-
Persib Bandung terus pantau kondisi Febri Hariyadi
Jakarta (ANTARA) - Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak menjelaskan jika pihaknya akan terus memantau
...[详细]
-
Hodak: Seluruh pemain Persib siap tampil hadapi Persik
Kota Bandung (ANTARA) - Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memastikan hampir seluruh pemainnya dalam
...[详细]
-
TVRI: Siaran Piala Dunia 2026 punya efek candu seperti "dracin"
Jakarta (ANTARA) - Televisi Republik Indonesia (TVRI) menyatakan, siaran Piala Dunia 2026 yang merek
...[详细]
-
Timmas futsal putri gagal ke final setelah disingkirkan Australia
Jakarta (ANTARA) - Timnas futsal putri Indonesia gagal melangkah ke final Piala AFF Futsal 2026 sete
...[详细]
-
Hendri Susilo: Kami optimistis raih poin di kandang Madura United
Ternate (ANTARA) - Pelatih Malut United Hendri Susilo menyatakan optimistis meraih poin dalam pertan
...[详细]
-
OKI kecam peningkatan kekerasan oleh pemukim Israel di Tepi Barat
Jeddah (ANTARA) - Sekretariat Jenderal (Setjen) Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengecam keras ber
...[详细]
-
Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia berada di jalur yang tepat dalam m
...[详细]
- Libas Persebaya 5
- Elkan Baggot kembali ke timnas Indonesia
- Absen lawan Borneo, pelatih ungkap Mauro Zijlstra alami cedera paha
- Thailand hancurkan Malaysia, antar Indonesia lolos ke semifinal
- Persija tertahan di JIS, Mauricio sesalkan kurangnya kontrol permainan
- Timmas futsal putri gagal ke final setelah disingkirkan Australia
- Persik Kediri yakin bisa bobol gawang Persib di GBLA


